Titik Refleksi Tangan dan Kesehatan Anda


Ada banyak hal yang menyebabkan seseorang menjadi sakit. Terkadang, pengobatan medis dengan obat-obatan kimia tidaklah cukup.

Kini, semakin banyak orang yang menyadari manfaat terapi alternatif nonmedis sehingga mereka berbondong-bondong mengunjungi shinse atau pengobat alternatif lainnya. Salah satunya, tukang pijat refleksi. Menurutnya, ada titik-titik tertentu pada tubuh yang terhubung dengan organ-organ tubuh, termasuk titik refleksi tangan.

Penekanan dengan teknik khusus pada bagian tersebut akan membuat Anda sehat atau tersembuhkan dari penyakit yang selama ini menjangkiti tubuh. Nah, penyakit apa sajakah yang bisa disembuhkan dengan pijat refleksi pada titik refleksi tangan? 
Berikut ini penjabarannya.

Kelelahan
Tekanlah kedua telapak tangan (zona lever) untuk mengurangi letih berlebih. Lakukan secara bergantian antara telapak tangan kanan dan telapak tangan kiri.

Jantung Berdenyut Kencang
Refleksi dilakukan di bagian samping dari kuku jari tengah. Itu adalah titik bronchus (cabang saluran napas) dan kedua paru-paru.

Penyakit Gula atau Diabetes
Pangkal ibu jari adalah titik refleksi yang harus dipijat perlahan.

Insomnia atau Susah Tidur
Pijat atau tekan titik di samping pangkal jari telunjuk. Titik ini merupakan daerah insomnia.

Pusing atau Migrain
Migrain bisa disembuhkan dengan pijat refleksi pada telinga kanan, telinga kiri, ubun-ubun, dan sisi kiri-kanan jari tengah.

Menggigil atau Kedinginan
Refleksi bisa dilakukan dengan memijat bagian bawah telapak tangan dan atau punggung tangan.

Hipertensi
Lakukan refleksi secara efektif pada bagian sisi jari tengah yang merupakan zona ginjal. Ujung-ujung jari juga merupakan area refleksi untuk menurunkan tekanan darah.

Bahu Pegal
Bagian pangkal jari telunjuk dan kelingking adalah titik-titik yang efektif dipijat saat bahu terasa pegal. Titik-titik itu berhubungan dengan lengan kanan dan lengan kiri.

Tekanan Darah Rendah
Zona yang perlu direfleksi adalah ginjal kanan dan ginjal kiri, yaitu di belakang tapak tangan. Tepatnya, di dekat pergelangan tangan.

Lalu, bagaimana cara pijat refleksi yang tepat sehingga bisa menyembuhkan atau dapat meningkatkan vitalitas tubuh?
  1. Refleksi dilakukan dalam kondisi tenang dan santai. Jika dilakukan dalam kondisi tegang, otot dan saraf pun ikut tegang. Jika dipaksakan, hasil refleksi tidak akan maksimal.
  2. Jangan melakukan terapi pijat refleksi dalam keadaan kekenyangan atau terlalu lelah. Dalam kondisi tersebut, tekanan darah belum stabil.
  3. Beri selang waktu sekitar enam jam apabila refleksi dilakukan lebih dari sekali dalam sehari.
  4. Agar efektif, gunakan tusuk gigi untuk melakukan pijat refleksi. Dalam posisi vertikal, lakukan perangsangan pada bagian yang sakit secara perlahan hingga berangsur agak keras, sesuai daya tahan tubuh.
  5. Hentikan refleksi jika suhu tubuh meninggi.
  6. Untuk penderita penyakit dalam yang kronis, refleksi hanya dapat dilakukan setelah sakitnya sembuh.
  7. Jika tidur menjadi nyenyak, itu pertanda terapi refleksi yang dilakukan telah tepat dan efektif. Namun, bila tubuh masih terasa sakit, berarti refleksi yang dilakukan belum tepat atau sebagai efek dari penekanan yang terlalu kuat.
  8. Usai melakukan terapi refleksi, minumlah air putih yang dicampur madu secukupnya agar efek positif refleksi yang dilakukan semakin maksimal.
Next Prev Home